HbsAg Positif
July 29, 2008
dewithedoctor
Kasus ANAK:
Seorang bayi lahir dengan HBsAg Positif ….so apa yang musti kita lakukan yah?
Kita musti tahu dulu tentang imunisasi hepatitis B.Hepatitis B merupakan penyakit endemik di seluruh bagian dunia. Pada anak sering menimbulkan gejala minmal, namum bisa menjadi kronik yang dalam kurun waktu 10-20 tahun bisa menjadi sirois ataupun hepatoma. Masa inkubasi anatara 45-180 hari (6 minggu-6 bulan) dengan masa penulran tinggi. Penularan pada umumnya dapat terjadi melalui inokulosi parenteral,alat-alat kedokteran,darah maupun jaringan,hubungan seksual,daari ibu kepada bayinya (terjadi sekitar proses kelahiran), dapat melalui transplasental ataupun pada masa postnatal melalui ASI.
Pemberian imunisasi hepatitis B berdasarkan status HBsAg pada saat melahirkan sebagai berikut:
-
Bayi lahir dari ibu dengan status HbsAg nya tidak diketahui,dapat diberikan vaksin rekombinan (HB Vax-II 5 ug atau Engirex B 10 ug ) atau vaksin plasma derived 10 ug IM (dilakukan di aerah deltoid atau paha anterolateral) dalam waktu 12 jam setelah lahir.Dosis kedua diberikan umur 1-2 bulan dan dosis ketiga umur 6 bulan. Apabila pada pemeriksaan diketahui ibu HbsAg nya positif10 ug segera berikan 0,5 HBIG (sebelum 1 minggu)
-
Bayi lahir dengan ibu HbsAg positif. Dalam kurun waktu 12 jam setelah lahir secara bersamaan berikan 0,5 ml HBIG dan vaksin rekombinan,IM disisi tubuh yang berlainan. Dosis kedua diberikan 1-2 bulan sesudahnya dan dosis ke3 diberikan usia 6 bulan.
-
Bayi lahir dengan ibu HbsAg negatif. D10 ugiberikan vaksisn rekombinan atau vaksin plasma derived secara IM pada umur 2-6 bulan. Dosis kedua 1-2 bulan kemudian,dosis ketiga diberikan 6 bulan setelah imunisasi pertama.
Imunisasi hepatitis B ada 2, yaitu imunisasi pasif dan aktif
Imunisasi Pasif:
Imunisasi pasif diberikan dengan pemberian imunoglobulin. Diberikan sebelum terjadinya paparan dan sesudah terjadinya paparan. Dapat dilakukan dengan memberikan Immune Serum Globulin atau HBIG (Hepatitis B Imune Globulin)
Indikasi utama:
-
paparan dengan darah yang mengandung HBsAg baik melalui kulit ataupun mukosa
-
paparan seksual dengan pengindap HBsAg (+)
-
paparan perinatal,ibu HBsAg (+) imunisasi harus segera diberikan sebelum 48 jam,
Imunisasi aktif
Imunisasi aktif diberikan dengan pemberian partikel HBsAg yang tidak infeksus. Dikenal 3 jenis vaksin hepatitis B, yaitu:
-
Vaksin yang berasal dari plasma
-
Vaksin yang dibuat dengan teknik rekombinan
-
Vaksin polipeptida
Vaksin yang beredar di Indonesia:
Hevac-B dosis dewasa ug,anak 1,5 ug
Hepaccine dosis dewasa 3 ug,anak 5 ug
B-Hepavac II (MSD) dosis dewasa 10 ug,anak 5 ug
Hepa B (korean Green Cross) dosis dewasa 20 ug,dosis anak 10 ug
Engerix-B (GSK),dosis dewasa 20 ug,dosis anak 10 ug
Entry Filed under: Uncategorized
Leave a Reply
Trackback this post | Subscribe to comments via RSS Feed